SENANEWS.ID, MEDAN – Sebanyak 320 personel TNI-Polri mengepung Kota Medan dalam rangka menjaga dan mencegah terjadinya 3C (Curas, Curat, Curanmor) serta tawuran, Sabtu (4/1/2025) jelang tengah malam.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan berharap ratusan personel yang berpatroli berdampak positif bagi keamanan dan ketertiban Kota Medan.
“Pada malam ini ada sekitar 320 personel yang hadir untuk berpatroli dan mengepung kota Medan. Jangan sampai tidak ada bedanya dengan kalo kita tidak ada,” kata Gidion dalam arahan apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di Sunggal, Sabtu (4/1/2025).
Ia berharap, ratusan personel tersebut betul-betul melek dengan penuh kewaspada saat menjalankan tugasnya.
“Melek itu penuh dengan kewaspadaan, melek itu buka mata dan membuka mata itu berarti kita ada atau kita waspada. Kita yakinkan bahwa jalur yang dilewati atau yahg di patroli kan betul-betul nihil dari kriminalitas,” tegasnya.
Untuk mencegah terjadinya tindak kriminal terkhusus tawuran, ia meminta untuk tiap regu atau tim patroli memetakan titik rawan dengan berkoordinasi dengan warga maupun kepala lingkungan setempat.
“Kemungkinan di awal tahun ini masih ada sekelompok pemuda dan masyarakat yang kelebihan energi, melakukan tawuran baik melalui undangan Medsos maupun secara konvensional. Saya berharap itu menjadi atensi, perhatian, sekaligus menjadi semangat meniadakan kriminalitas yang terjadi,” jelasnya.
Ia menambahkan, agar setiap Polsek nanti berpatroli di jalur arteri, jalur alternatif tidak selalu berada di jalur protokol.
“Supaya masyarakat di tengah, di kampung, dan di pinggir itu merasakan kehadiran rekan-rekan. Kehadiran kita juga ditunggu masyarakat di jalan-jalan sempit dan gang-gang sempit. Karena harapan masyarakat adalah kehadiran kita,” pungkasnya.






