• Tentang Kami
  • Diterbitkan Oleh :
  • Pedoman Media Siber
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat
Advertisement
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat
No Result
View All Result

Resmi Menjadi Anggota Penuh BRICS KE-10, Jalan RI Menuju High Income Country

Chandra Saidi by Chandra Saidi
07/01/2025
in EKONOMI, HUKUM
0 0
0
Resmi Menjadi Anggota Penuh BRICS KE-10, Jalan RI Menuju High Income Country

Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H. - Pakar Hukum Bisnis dan Perdagangan Internasional

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SENANEWS.ID – Jakarta, Indonesia secara resmi diumumkan sebagai anggota penuh dalam kelompok BRICS, yang terdiri dari negara-negara berkembang seperti Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan. “Keanggotaan dalam BRICS memberikan peluang strategis bagi Indonesia untuk memperluas akses ke pasar negara-negara berkembang yang dinamis, sekaligus mendiversifikasi mitra dagang. Langkah ini dapat mengurangi ketergantungan Indonesia pada pasar tradisional seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa, yang selama ini mendominasi arus perdagangan internasional Indonesia,” ujar Pakar Hukum Bisnis dan Perdagangan Internasional Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H di Jakarta, Selasa, 7 Januari 2024.

Menurut Ariawan negara-negara anggota BRICS, seperti China dan India, dikenal memiliki kapasitas investasi yang sangat besar yang diarahkan untuk mempercepat pembangunan sektor-sektor strategis di Indonesia, termasuk infrastruktur energi dan transportasi, yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi. “Pembangunan tersebut tidak hanya berkontribusi pada peningkatan produk domestik bruto (PDB) tetapi juga menciptakan lebih banyak lapangan kerja, yang menjadi salah satu kebutuhan mendasar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” sambungnya.

Lebih lanjut Guru Besar Universitas Tarumanagara ini mengakatan bergabungnya Indonesia ke dalam kelompok ekonomi BRICS dapat menjadi batu loncatan strategis untuk mencapai status sebagai negara berpendapatan tinggi (high-income country). “World Bank baru-baru ini memperbarui kriteria penggolongan pendapatan negara untuk tahun 2025, dengan menetapkan bahwa sebuah negara diklasifikasikan sebagai negara berpendapatan tinggi apabila produk domestik bruto (PDB) per kapita negara tersebut melampaui angka US$ 14,005. Pada saat ini, berdasarkan pembaruan terakhir pada Juli 2023, Indonesia masih berada dalam kategori negara berpendapatan menengah atas (upper-middle-income country),” bebernya.

Meski demikian peluang tersebut tidak terlepas dari berbagai tantangan yang perlu diantisipasi secara matang. Salah satu tantangan utama adalah potensi persaingan dengan industri dari negara anggota BRICS lainnya, yang mungkin memiliki keunggulan serupa dengan Indonesia. Selain itu, hubungan Indonesia dengan mitra dagang tradisional juga perlu dijaga agar tidak menimbulkan ketegangan yang dapat berdampak negatif terhadap perekonomian. Oleh karena itu, pemerintah perlu merumuskan strategi yang komprehensif dan terarah agar keanggotaan Indonesia dalam BRICS tidak hanya memberikan manfaat optimal, tetapi juga mampu mengelola risiko yang muncul secara efektif.

Untuk beralih ke status negara berpendapatan tinggi, Indonesia dihadapkan pada tantangan besar, yaitu mempertahankan pertumbuhan ekonomi rata-rata sekitar 7% per tahun selama periode 15 hingga 20 tahun mendatang. Tantangan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8% pada tahun 2029. “Dalam konteks ini, keanggotaan Indonesia di BRICS menawarkan peluang besar untuk mengatasi hambatan struktural yang selama ini menjadi penghalang, seperti jebakan pendapatan menengah atau middle-income trap,” tandasnya.

Seperti diketahui keputusan Indonesia untuk bergabung dengan BRICS ini bukan hanya merupakan langkah diplomatik semata, melainkan juga mencerminkan konsistensi negara dalam menerapkan prinsip politik luar negeri yang bebas aktif, yang termaktub dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri. Dalam konteks ini, keputusan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menciptakan tatanan ekonomi global yang lebih adil dan berimbang.

Melalui langkah ini, Indonesia tidak hanya berusaha untuk memperkuat posisi geopolitiknya, tetapi juga memperluas kontribusinya dalam memajukan kerjasama internasional yang mengutamakan kemitraan yang saling menguntungkan, dengan harapan dapat mendorong perubahan positif dalam sistem perekonomian dunia.

Previous Post

Kunjungi Korban Begal, Kombes Gidion Janji akan Tangkap dan Tindak Tegas Para Pelaku

Next Post

Warganet Ungkit Rekam Jejak Kluivert, Pernah Diduga Tersangkut Judi

Chandra Saidi

Chandra Saidi

Next Post
Warganet Ungkit Rekam Jejak Kluivert, Pernah Diduga Tersangkut Judi

Warganet Ungkit Rekam Jejak Kluivert, Pernah Diduga Tersangkut Judi

Stay Connected test

  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jokowi Tunjukkan Ijazah Tamatan SD hingga S1

Jokowi Tunjukkan Ijazah Tamatan SD hingga S1

05/11/2026
Hadiri Sidang Roy Suryo Cs, Jokowi Bawa Semua Ijazah 

Hadiri Sidang Roy Suryo Cs, Jokowi Bawa Semua Ijazah 

05/11/2026
Polda Lampung Bekuk Pengedar Uang Palsu Bernilai Rp980 juta

Polda Lampung Bekuk Pengedar Uang Palsu Bernilai Rp980 juta

05/11/2026
Polda Metro Jaya Kerahkan Personil Amankan Sidang di PN Jakarta Timur

Polda Metro Jaya Kerahkan Personil Amankan Sidang di PN Jakarta Timur

05/11/2026

Recent News

Jokowi Tunjukkan Ijazah Tamatan SD hingga S1

Jokowi Tunjukkan Ijazah Tamatan SD hingga S1

05/11/2026
Hadiri Sidang Roy Suryo Cs, Jokowi Bawa Semua Ijazah 

Hadiri Sidang Roy Suryo Cs, Jokowi Bawa Semua Ijazah 

05/11/2026
Polda Lampung Bekuk Pengedar Uang Palsu Bernilai Rp980 juta

Polda Lampung Bekuk Pengedar Uang Palsu Bernilai Rp980 juta

05/11/2026
Polda Metro Jaya Kerahkan Personil Amankan Sidang di PN Jakarta Timur

Polda Metro Jaya Kerahkan Personil Amankan Sidang di PN Jakarta Timur

05/11/2026
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

KANTOR PUSAT
Gedung Griya Upakara Lt. 3 Unit 3A, Jl. Cikini IV No.10, Jakarta Pusat.
Phone: 021.31904292 / 08155555946
Email: nawasenamediaperkasa@gmail.com

Follow Us

Category News

  • EKONOMI
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KESEHATAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK

Recent News

Jokowi Tunjukkan Ijazah Tamatan SD hingga S1

Jokowi Tunjukkan Ijazah Tamatan SD hingga S1

05/11/2026
Hadiri Sidang Roy Suryo Cs, Jokowi Bawa Semua Ijazah 

Hadiri Sidang Roy Suryo Cs, Jokowi Bawa Semua Ijazah 

05/11/2026
  • Tentang Kami
  • Diterbitkan Oleh :
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL

© 2024 Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist