SENANEWS.ID, MEDAN – Wakapolrestabes Medan, AKBP Taryono Raharja menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk tanggap dan segera menyelesaikan kasus-kasus 3C (Curas Curat & Curanmor) yang meresahkan warga Kota Medan.
“Jika kasus 3C terjadi di tempat (Polsek) mu, maka wajib hukumnya segera diungkap,” tegas Taryono saat memberikan arahan pada apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di Mapolrestabes Medan, Sabtu (22/2) malam.
Ia menjabarkan, minggu lalu ada sekitar 93 kasus 3C, sedang di minggu ini terjadi 90 kasus 3C. Emang terjadi penurunan tiga kasus.
Namun, minggu ini untuk kasus Curas naik 2 kasus, Curat naik 4 kasus sedang Curanmor turun 9 kasus sehingga jumlahnya 90 kasus.
“Terkait dengan hal tersebut, artinya di Kota Medan ini kasus begal masih menjadi momok atau perbincangan hangat di masyarakat,” bebernya.
Taryono kembali menegaskan, kasus-kasus untuk minggu lalu dan minggu ini segera diselesaikan serta meminta Kapolsek dan Kanit Reskrim segera menyampaikan langkah-langkah apa yang telah diambil untuk menyelesaikannya.
“Konsentrasi bapak Kapolres pada 3C, maka saya minta kasus-kasus yang minggu lalu dan minggu ini segera dituntaskan. Jika perlu jamgan pulang dulu sebelum terungkap,” tegasnya.
Agar kasus 3C cepat terungkap, Taryono meminta semua pihak terlibat aktif dengan memberikan informasi serta membangun jaringan dengan semua pihak.
“Sekecil apapun informasi yang bisa anda berikan untuk mengungkap, tolong diberikan. Baik anda yang di Sabahara, intel, staff sekalipun sekecil apapun anda punya informasi tolong disampaikan,” tukasnya.
“Bangun jaringan, reserse, intel dan Polsek harus punya kring atau jaringan. Jika tidak punya maka berlarut-larut tidak bakalan terungkap,” lanjutnya.
Taryono berharap, kehadiran KRYD dan patroli yang dilaksanakan pada malam minggu ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Kota Medan dan sekitarnya.
“Semoga dengan kehadiran kita pada malam hari ini, mereka (masyarakat) merasa aman dan nyaman dengan segala aktivitasnya, bukan malah sebaliknya kehadiran kita justru mengganggu mereka,” pungkasnya.














