SENANEWS.ID, JAKARTA – Bencana alam yang melanda sejumlah negara di Asia, termasuk banjir besar di Indonesia, mendapat perhatian dari CEO Apple, Tim Cook.
Melalui unggahan di media sosial pada Selasa (2/12/2025), ia menegaskan perusahaan akan menyalurkan donasi untuk membantu penanganan bencana di kawasan terdampak. Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Sri Lanka baru-baru ini dilanda badai dahsyat yang memicu banjir bandang dan tanah longsor.
“Badai yang melanda Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Sri Lanka telah menghancurkan masyarakat. Di Apple kami memikirkan semua orang yang terdampak, dan akan berdonasi untuk bantuan dan membangun upaya di lapangan,” tulisnya melalui akun X (Twitter),
Tim Cook tidak mengungkapkan jumlah donasi yang akan diberikan. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu dikenal rutin berkontribusi dalam aksi kemanusiaan. Pada Oktober lalu, Apple memberikan donasi untuk pemulihan pasca Badai Melissa.
Pada Maret 2025, perusahaan juga menyalurkan bantuan ke Myanmar dan Thailand usai gempa bumi melanda. Pada 2024, Apple tercatat menyalurkan donasi untuk negara terdampak bencana di Pakistan dan Brasil.
Pada 2022, perusahaan sempat berkolaborasi dengan UNICEF untuk membantu keluarga terdampak krisis di Ukraina.
Sementara itu, dalam bencana banjir di Sumatera, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 708 orang meninggal dunia dan 499 jiwa masih hilang di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube milik BNPB Indonesia, Selasa (2/12/2025).
Ia merinci, 294 orang meninggal dunia dan 155 jiwa belum ditemukan di Sumatera Utara. Empat wilayah yang paling terdampak adalah Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Tapanuli Utara.
Di Aceh, korban jiwa dilaporkan mencapai 218 orang dengan 227 lainnya masih hilang. Akses darat menuju empat kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Tamiang hingga kini masih sangat terbatas.
Sumatera Barat mencatat 196 warga meninggal dunia dan 117 orang masih dalam status pencarian hingga pukul 16.00 WIB.
Donasi yang kembali diumumkan pada 2025 tersebut dinilai mempertegas komitmen Apple dalam membantu pemulihan wilayah yang mengalami bencana besar, termasuk Indonesia.














