SENANEWS.ID, BANGKOK – Thailand berencana membangun taman hiburan Disneyland dalam waktu dekat. Rencana ini membutuhkan investasi sekitar 100 miliar baht, atau setara kurang lebih Rp 53,85 triliun.
Wacana ini mencuat setelah lembaga analisis finansial Longtunman mempublikasikan kajian mengenai potensi pembangunan Disneyland bagi industri pariwisata Thailand. Analisis tersebut menyoroti peluang besar proyek ini dalam memperkuat daya saing sektor pariwisata Negeri Gajah Putih.
Mengutip Thaiger, Kamis (15/1/2026), Longtunman menyebutkan bahwa kebutuhan dana untuk merealisasikan proyek tersebut berada di kisaran 100 miliar baht.
Investasi ini dinilai strategis karena berpotensi menjadi penggerak baru pertumbuhan pariwisata Thailand di tengah ketatnya persaingan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Dalam kajiannya, Longtunman memperkirakan Disneyland Thailand tidak akan dimiliki secara langsung oleh The Walt Disney Company. Skema pengelolaan yang digunakan kemungkinan menyerupai model Tokyo Disneyland, yang dikelola Oriental Land Company melalui sistem lisensi. Dengan pola tersebut, investor lokal Thailand diprediksi akan menjadi pengembang utama proyek.
Para investor lokal akan bertanggung jawab penuh mulai dari pembebasan lahan, pembangunan infrastruktur, hingga operasional harian taman hiburan. Sementara itu, The Walt Disney Company berperan menyediakan hak kekayaan intelektual serta memperoleh royalti, sehingga merek Disney tetap hadir tanpa harus menanggung risiko finansial secara langsung.
Longtunman juga menyoroti kinerja keuangan Oriental Land Company sepanjang 2024 yang dinilai positif. Pencapaian tersebut dijadikan tolok ukur bahwa proyek taman hiburan berskala besar seperti Disneyland Thailand memiliki prospek keberlanjutan dan keuntungan jangka panjang.
Sejumlah pengamat menilai, apabila terealisasi, Disneyland Thailand dapat menjadi magnet wisata baru yang membedakan Thailand dari negara pesaing di kawasan. Proyek ini ditujukan untuk menarik wisatawan mancanegara dengan daya beli tinggi, sekaligus mendorong peningkatan lama kunjungan.
Selain itu, kehadiran taman hiburan bertaraf internasional ini diharapkan mampu menggeser fokus pariwisata Thailand yang selama ini didominasi wisata alam dan budaya, menuju sektor hiburan modern.
Proyek bernilai jumbo tersebut juga dipandang sejalan dengan strategi pemerintah Thailand dalam memperluas dan mendiversifikasi sumber pendapatan pariwisata.














