• Tentang Kami
  • Diterbitkan Oleh :
  • Pedoman Media Siber
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat
Advertisement
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat
No Result
View All Result

DPR Minta Polri Edukasi Warga Cegah Konflik Bertetangga

Redaksi Senanews by Redaksi Senanews
12/02/2026
in POLITIK
0 0
0
DPR Minta Polri Edukasi Warga Cegah Konflik Bertetangga
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SENANEWS.ID, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat edukasi hukum dan hak asasi manusia (HAM) hingga tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) guna mencegah konflik sosial di lingkungan permukiman. Permintaan itu disampaikan menyusul meningkatnya gesekan antarwarga yang kerap berawal dari persoalan sepele, namun berujung pada ketegangan berkepanjangan, bahkan tindak kekerasan.

Abdullah menyoroti sejumlah kasus yang belakangan mencuat ke publik, termasuk polemik kebisingan alat musik drum di Cengkareng, Jakarta Barat, pembakaran sampah di kawasan padat penduduk, hingga aktivitas usaha rumahan yang menimbulkan bau menyengat, limbah, serta kebisingan. Menurut dia, persoalan-persoalan tersebut menunjukkan rendahnya literasi hukum dan pemahaman masyarakat terhadap batasan hak dan kewajiban dalam kehidupan bertetangga.

“Kasus kebisingan drum yang viral itu hanyalah satu contoh. Sudah banyak konflik antarwarga di tingkat RT dan RW yang bahkan berujung pada tindakan kekerasan. Salah satu penyebabnya adalah masih rendahnya literasi hukum dan pemahaman HAM,” kata Abdullah di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Pendekatan Preventif dan Persuasif

Sebagai mitra kerja Polri, Komisi III DPR mendorong agar pendekatan penanganan konflik sosial tidak semata-mata represif. Abdullah menilai penguatan peran Polisi RW, Bhabinkamtibmas, serta jajaran Polsek di tingkat kecamatan menjadi kunci dalam membangun kesadaran hukum masyarakat secara preventif dan persuasif.

Menurut dia, edukasi dapat diberikan melalui forum warga, pertemuan rutin RT/RW, hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga berbasis contoh kasus nyata yang sering memicu konflik.

Misalnya, pembakaran sampah di lingkungan padat penduduk yang berpotensi mengganggu kesehatan dan kualitas udara. Atau kebisingan yang melampaui ambang batas kewajaran di kawasan permukiman, baik dari aktivitas hiburan maupun usaha rumahan. Begitu pula dengan produksi skala kecil yang menghasilkan limbah tanpa pengelolaan sesuai ketentuan, sehingga merugikan warga sekitar.

“Melalui pendekatan dialogis dan edukatif, warga dapat memahami bahwa kebebasan individu dibatasi oleh hak orang lain. Prinsip hidup berdampingan inilah yang harus terus diperkuat,” ujar Abdullah.

Payung Hukum Sudah Jelas

Abdullah menegaskan bahwa berbagai larangan terkait pencemaran lingkungan, pengelolaan sampah, dan kebisingan telah diatur secara tegas dalam regulasi nasional maupun daerah.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, misalnya, melarang setiap orang melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup. Sementara itu, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah melarang pembakaran sampah yang tidak memenuhi persyaratan teknis.

Adapun Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 48 Tahun 1996 menetapkan baku mutu kebisingan di kawasan permukiman. Ketentuan ini diperkuat oleh berbagai peraturan daerah mengenai ketertiban umum dan pengelolaan lingkungan hidup.

Menurut Abdullah, sosialisasi regulasi tersebut perlu dilakukan secara masif dan berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya mengetahui larangan, tetapi juga memahami konsekuensi hukum apabila melanggar.

“Melalui edukasi berbasis regulasi tersebut, masyarakat diharapkan memahami hak dan kewajibannya, sekaligus mengetahui konsekuensi hukum apabila melakukan pelanggaran. Tujuannya bukan semata-mata penindakan, tetapi pencegahan agar konflik sosial tidak berkembang menjadi kekerasan,” kata dia.

Sinergi Aparat dan Pemerintah Daerah

Selain Polri, Abdullah juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), sebagai penegak peraturan daerah. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan pengurus lingkungan dinilai krusial dalam menciptakan ketertiban sosial yang berkeadilan.

Ia menilai kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam menyelesaikan persoalan yang bersinggungan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Penanganan yang cepat, adil, dan proporsional diyakini dapat mencegah konflik kecil membesar menjadi persoalan hukum yang lebih kompleks.

Dalam konteks perkotaan yang semakin padat, gesekan antarwarga menjadi tantangan tersendiri. Perbedaan gaya hidup, aktivitas ekonomi, serta tingkat kesadaran lingkungan kerap menjadi sumber friksi. Tanpa mekanisme mediasi dan edukasi yang memadai, potensi konflik akan terus berulang.

Abdullah berharap Polri dapat memperkuat peran sebagai pengayom masyarakat dengan tidak hanya hadir saat konflik terjadi, tetapi juga aktif membangun kesadaran hukum sejak dini.

“Ketertiban bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga soal membangun budaya saling menghormati di tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya. (Yor)

Tags: DPR Minta Polri Edukasi Warga Cegah Konflik Bertetangga
Previous Post

Hakim PN Jakarta Selatan Tolak Praperadilan Richard Lee

Next Post

Jelang Ramadan, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Bangun 12 Sumur Bor di Aceh

Redaksi Senanews

Redaksi Senanews

Next Post
Jelang Ramadan, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Bangun 12 Sumur Bor di Aceh

Jelang Ramadan, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Bangun 12 Sumur Bor di Aceh

Stay Connected test

  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
320 Personel Gabungan ‘Kepung’ Kota Medan Malam ini, Ada Apa?

320 Personel Gabungan ‘Kepung’ Kota Medan Malam ini, Ada Apa?

05/01/2025
Polisi Tangkap Penjual Konten Bokep Anak Dibawah Umur Via Grup Telegram

Polisi Tangkap Penjual Konten Bokep Anak Dibawah Umur Via Grup Telegram

31/05/2024
Polisi Usut penyebaran Konten Bokep yang Disebar Mantan Pacar

Polisi Usut penyebaran Konten Bokep yang Disebar Mantan Pacar

02/05/2024
Artis Inara Rusli Dilaporkan atas Dugaan Perselingkuhan & Perzinahan

Artis Inara Rusli Dilaporkan atas Dugaan Perselingkuhan & Perzinahan

24/11/2025
Baksos Bhayangkara untuk Negeri, Polres Malang Bagikan Paket Sembako

Baksos Bhayangkara untuk Negeri, Polres Malang Bagikan Paket Sembako

0
Pemdes Kranggan Laksanakan Penyekatan Tingkat Desa Dibantu Bimaspol

Pemdes Kranggan Laksanakan Penyekatan Tingkat Desa Dibantu Bimaspol

0
Penyebar Video Hoax Tentang Vaksin Berakhir di Bui

Penyebar Video Hoax Tentang Vaksin Berakhir di Bui

0
Kapolres Magetan Sebut Pentingnya Bansos Bagi Masyarakat di Tengah PPKM Darurat

Kapolres Magetan Sebut Pentingnya Bansos Bagi Masyarakat di Tengah PPKM Darurat

0
Polisi Amankan Ratusan Orang yang akan Merusuh saat May Day

Polisi Amankan Ratusan Orang yang akan Merusuh saat May Day

01/05/2026
Grab Buka Suara Soal Potongan Tarif Ojol Turun 8 persen

Grab Buka Suara Soal Potongan Tarif Ojol Turun 8 persen

01/05/2026
Polisi Bagikan Berbagai Makanan, Aksi Buruh Jadi Cair!

Polisi Bagikan Berbagai Makanan, Aksi Buruh Jadi Cair!

01/05/2026
100 Buruh Datangi DPR/MPR dalam Rangka Mayday, Polisi Sambut dengan Humanis

100 Buruh Datangi DPR/MPR dalam Rangka Mayday, Polisi Sambut dengan Humanis

01/05/2026

Recent News

Polisi Amankan Ratusan Orang yang akan Merusuh saat May Day

Polisi Amankan Ratusan Orang yang akan Merusuh saat May Day

01/05/2026
Grab Buka Suara Soal Potongan Tarif Ojol Turun 8 persen

Grab Buka Suara Soal Potongan Tarif Ojol Turun 8 persen

01/05/2026
Polisi Bagikan Berbagai Makanan, Aksi Buruh Jadi Cair!

Polisi Bagikan Berbagai Makanan, Aksi Buruh Jadi Cair!

01/05/2026
100 Buruh Datangi DPR/MPR dalam Rangka Mayday, Polisi Sambut dengan Humanis

100 Buruh Datangi DPR/MPR dalam Rangka Mayday, Polisi Sambut dengan Humanis

01/05/2026
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

KANTOR PUSAT
Gedung Griya Upakara Lt. 3 Unit 3A, Jl. Cikini IV No.10, Jakarta Pusat.
Phone: 021.31904292 / 08155555946
Email: nawasenamediaperkasa@gmail.com

Follow Us

Category News

  • EKONOMI
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KESEHATAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK

Recent News

Polisi Amankan Ratusan Orang yang akan Merusuh saat May Day

Polisi Amankan Ratusan Orang yang akan Merusuh saat May Day

01/05/2026
Grab Buka Suara Soal Potongan Tarif Ojol Turun 8 persen

Grab Buka Suara Soal Potongan Tarif Ojol Turun 8 persen

01/05/2026
  • Tentang Kami
  • Diterbitkan Oleh :
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL

© 2024 Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist