SENANEWS.ID, MEXICO – Pasukan militer Meksiko menggerebek kediaman bos kartel narkoba Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho, setelah membuntuti seseorang yang diduga memiliki kaitan dengan pasangannya.
El Mencho merupakan pemimpin Cartel de Jalisco Nueva Generación (CJNG). Ia diketahui tinggal di sebuah vila mewah di kawasan Tapalpa Country Club, kompleks perumahan elite di perbukitan negara bagian Jalisco, Meksiko bagian barat.
Rumah bernomor 39 itu terdiri dari dua lantai dengan dinding batu dan atap genteng merah. Desain interiornya modern dengan ruangan-ruangan luas serta jendela besar yang menghadap ke halaman rumput yang tertata rapi.
Berdasarkan foto yang diperoleh Reuters, isi rumah tersebut memperlihatkan berbagai barang pribadi, mulai dari obat-obatan hingga perlengkapan keagamaan.
Area dapur tampak tidak teratur. Wadah makanan kosong, stroberi yang sudah membusuk, botol saus, susu kemasan, serta air minum terlihat berserakan. Sekotak kentang dan tomat juga ditemukan di lantai.
Di salah satu kamar tidur, lemari pakaian berisi busana yang tersusun rapi. Rak penyimpanan dipenuhi produk perawatan kulit dan parfum, sementara beberapa kemasan tisu basah bayi tersimpan di laci bagian bawah.
Sebuah ruangan lain memperlihatkan lemari berisi beragam obat untuk sejumlah keluhan, seperti migrain, gangguan tidur, asam lambung, hingga infeksi jamur. Aparat juga menemukan alat pijat wajah serta kain berlogo butik perhiasan kelas atas di Guadalajara.
Di dalam freezer, terdapat sejumlah botol Tationil Plus, produk antioksidan yang diklaim membantu melindungi sel tubuh. Sementara itu, di meja makan terletak sebuah kotak kecil berhias pita merah mencolok.
Unsur religius juga tampak menonjol di dalam vila. Beberapa patung santo Katolik dipajang di altar, termasuk Our Lady of Guadalupe dan Saint Jude Thaddeus. Selain itu, terdapat kutipan ayat Alkitab yang ditulis tangan sebagai ungkapan keyakinan kepada Tuhan.
Vila tersebut berada di Kota Tapalpa, destinasi yang dikenal dengan wisata alam, hutan pinus, serta rumah-rumah peristirahatan di sekitar lapangan golf dan danau.
Pada Selasa (24/2/2026), seorang tukang kebun terlihat merawat tanaman di pintu masuk kawasan, dengan hamparan kebun agave—bahan baku tequila—terbentang di kejauhan.














