SENANEWS.ID, JAKARTA — Atmosfer kompetitif dan semangat sportivitas memenuhi Aula Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Rabu (8/7), saat babak Grand Final Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolda Metro Jaya 2026 Road to Kapolri Cup “Dream To Become” mempertemukan dua tim terbaik, yakni ESI Kota Bekasi Academy yang mewakili Polres Metro Bekasi Kota menghadapi Ateng Family Depok (wakil Polres Metro Depok).
Laga penentuan gelar juara berlangsung sengit sejak gim pertama. Kedua tim menampilkan permainan agresif, disiplin rotasi, hingga strategi objektif yang memaksa pertandingan berlangsung dalam empat gim penuh tensi. Dukungan suporter yang memenuhi arena pertandingan turut menambah semarak atmosfer kompetisi.
Namun, konsistensi permainan ESI Kota Bekasi Academy menjadi pembeda. Dengan koordinasi tim yang solid, penguasaan map yang efektif, serta eksekusi team fight yang rapi, wakil Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 3-1 sekaligus memastikan diri sebagai Juara Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolda Metro Jaya 2026 Road to Kapolri Cup “Dream To Become”.
Sementara itu, Ateng Family Depok harus puas menempati posisi kedua setelah memberikan perlawanan sengit hingga pertandingan berakhir.
Adapun posisi ketiga diraih tim perwakilan Polres Tangerang Kota, sedangkan peringkat keempat ditempati tim perwakilan Polres Metro Jakarta Pusat.
Keberhasilan ESI Kota Bekasi Academy menjadi juara sekaligus mengantarkan mereka sebagai wakil Polda Metro Jaya untuk berlaga pada ajang Kapolri Cup 2026, kompetisi nasional yang mempertemukan tim-tim terbaik dari seluruh jajaran kepolisian di Indonesia.
Dalam sambutannya pada acara penutupan, Raden Bagoes Wibisono menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya selama turnamen berlangsung.
“Selamat kepada tim dari Bekasi Kota yang berhasil menjadi juara. Saya berharap pada ajang Kapolri Cup nanti dapat kembali menunjukkan performa terbaik dan meraih prestasi yang membanggakan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa turnamen tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang olahraga elektronik secara positif, kompetitif, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Kepada seluruh peserta yang belum berhasil meraih gelar juara, Kombes Pol. Bagoes juga memberikan motivasi agar tidak berhenti berlatih dan terus meningkatkan kemampuan.
“Tetap semangat, jangan pernah menyerah. Semua hasil yang baik akan datang apabila dibarengi dengan usaha, kerja keras, semangat, dan tentunya jangan pernah lupa untuk berdoa,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, perangkat pertandingan, komunitas ESI, serta seluruh tim pendukung yang telah bekerja sejak persiapan hingga berakhirnya turnamen sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan sukses.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia dari Direktorat Reserse Siber, panitia IESPA, seluruh pendukung, serta seluruh tim yang telah berjuang sejak pagi hingga malam hari demi menyukseskan kegiatan ini,” katanya.
Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolda Metro Jaya 2026 Road to Kapolri Cup “Dream To Become” sebelumnya resmi dibuka oleh Joko Susilo yang mewakili Dekananto Eko Purwono. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam mendukung perkembangan industri e-sports nasional sekaligus membangun kedekatan Polri dengan generasi muda melalui wadah kompetisi yang sehat, edukatif, dan berprestasi.
Keberhasilan ESI Kota Bekasi Academy diharapkan menjadi modal berharga dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional pada Kapolri Cup 2026, sekaligus membawa nama baik Polda Metro Jaya di panggung e-sports Indonesia.














