• Tentang Kami
  • Diterbitkan Oleh :
  • Pedoman Media Siber
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat
Advertisement
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat
No Result
View All Result

Tawuran Berdarah Pecah di Makassar, Polisi Turun Tangan

Redaksi Senanews by Redaksi Senanews
31/01/2026
in HUKUM
0 0
0
Tawuran Berdarah Pecah di Makassar, Polisi Turun Tangan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SENANEWS.ID, MAKASSAR –  Tawuran antarkelompok pemuda kembali pecah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Bentrokan yang melibatkan pemuda Kampung Sapiria dan Jalan Layang di wilayah Kandea, Kecamatan Tallo, itu berujung maut. Seorang warga bernama Basir Daeng Ngalle (40)** tewas setelah terkena anak panah saat berusaha melerai pertikaian.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Jumat malam (30/1/2026) di sekitar Kanal Kandea, tak jauh dari Masjid Al-Markas Al-Islami Tallo, Korban yang dikenal sebagai warga setempat mengalami luka serius di bagian dada akibat tertancap anak panah. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Ia mengatakan, kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan kronologi lengkap kejadian.

“Masih penyelidikan. Anggota masih di lapangan untuk mengumpulkan bahan keterangan,” ujar Devi, Sabtu (31/1/2026).

Menurut Devi, korban terkena busur panah tepat di bagian dada saat berada di lokasi tawuran. Aparat masih menelusuri siapa pelaku yang melepaskan anak panah mematikan tersebut.

“Iya, betul satu orang meninggal dunia. Umur korban 40 tahun, kena di dada oleh busur. Semua masih kami dalami,” katanya.

Pasca-tawuran, aparat gabungan dari Unit Jatanras Polrestabes Makassar, Resmob Polda Sulawesi Selatan, serta personel Polsek Tallo langsung dikerahkan ke lokasi. Polisi berjaga-jaga untuk mencegah bentrokan susulan sekaligus menenangkan situasi yang sempat memanas.

Selain mengumpulkan keterangan saksi, petugas juga melakukan penyisiran guna mencari barang bukti serta memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Sejumlah personel disiagakan di titik-titik rawan konflik.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Percayakan sepenuhnya kepada kepolisian. Mudah-mudahan dengan penempatan personel ini situasi tetap aman,” tutur Devi.

Salah seorang saksi mata berinisial JHD mengungkapkan, tawuran dipicu oleh kedatangan sekelompok pemuda dari Jalan Layang ke wilayah Kampung Sapiria. Menurutnya, enam orang terduga pelaku masuk sambil membawa senjata tajam, busur panah, serta bensin yang diduga hendak digunakan untuk membakar kendaraan warga.

Sasaran mereka disebut adalah dua unit mobil yang terparkir di samping SD Inpres Baraya 2. Rencana tersebut diketahui oleh warga setempat dan langsung direspons dengan perlawanan hingga bentrokan tak terhindarkan.

“Mereka memang masuk ke sini mau bakar mobil. Ada dua mobil yang mau dibakar. Mereka bawa bensin, jumlahnya sekitar enam orang, bawa busur panah dan parang,” kata JHD.

Dalam situasi kacau tersebut, korban Basir Daeng Ngalle berusaha menghentikan pertikaian. Ia disebut meminta para pemuda Kampung Sapiria untuk mundur agar konflik tidak meluas. Namun nahas, saat berada di garis depan untuk melerai, sebuah anak panah melesat dan menancap di dadanya.

“Dia mau melerai, suruh anak-anak itu mundur. Tapi dia di depan, kena busur di dadanya. Waktu itu banyak yang saling serang pakai busur, ada juga yang bawa parang,” ujar saksi.

Tawuran antarkelompok pemuda di wilayah tersebut bukanlah kejadian baru. Konflik antara dua kampung itu disebut telah berlangsung lama dan kerap berulang. Beberapa insiden sebelumnya bahkan menyebabkan pembakaran rumah, perusakan kendaraan, hingga korban jiwa.

Catatan warga setempat menyebut, konflik Sapiria dan Layang telah terjadi sejak 1989 dan hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan. Aparat kepolisian pun menegaskan akan menindak tegas pelaku tawuran serta meningkatkan pengamanan guna mencegah tragedi serupa terulang kembali. (Yor)

 

Tags: Polisi Turun TanganTawuran Berdarah Pecah di Makassar
Previous Post

4.000 ASN Jakarta Akan Dilibatkan Jadi Komponen Cadangan

Next Post

Purbaya: Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut BEI

Redaksi Senanews

Redaksi Senanews

Next Post
Purbaya: Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut BEI

Purbaya: Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut BEI

Stay Connected test

  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
320 Personel Gabungan ‘Kepung’ Kota Medan Malam ini, Ada Apa?

320 Personel Gabungan ‘Kepung’ Kota Medan Malam ini, Ada Apa?

05/01/2025
Polisi Tangkap Penjual Konten Bokep Anak Dibawah Umur Via Grup Telegram

Polisi Tangkap Penjual Konten Bokep Anak Dibawah Umur Via Grup Telegram

31/05/2024
Polisi Usut penyebaran Konten Bokep yang Disebar Mantan Pacar

Polisi Usut penyebaran Konten Bokep yang Disebar Mantan Pacar

02/05/2024
Artis Inara Rusli Dilaporkan atas Dugaan Perselingkuhan & Perzinahan

Artis Inara Rusli Dilaporkan atas Dugaan Perselingkuhan & Perzinahan

24/11/2025
Baksos Bhayangkara untuk Negeri, Polres Malang Bagikan Paket Sembako

Baksos Bhayangkara untuk Negeri, Polres Malang Bagikan Paket Sembako

0
Pemdes Kranggan Laksanakan Penyekatan Tingkat Desa Dibantu Bimaspol

Pemdes Kranggan Laksanakan Penyekatan Tingkat Desa Dibantu Bimaspol

0
Penyebar Video Hoax Tentang Vaksin Berakhir di Bui

Penyebar Video Hoax Tentang Vaksin Berakhir di Bui

0
Kapolres Magetan Sebut Pentingnya Bansos Bagi Masyarakat di Tengah PPKM Darurat

Kapolres Magetan Sebut Pentingnya Bansos Bagi Masyarakat di Tengah PPKM Darurat

0
Polisi Bongkar Kedok Penjual Sayur yang Edarkan Obat Keras

Polisi Bongkar Kedok Penjual Sayur yang Edarkan Obat Keras

01/02/2026
Kadiv Humas Polri: Wartawan Pilar Strategis Penjaga Demokrasi dan NKRI

Kadiv Humas Polri: Wartawan Pilar Strategis Penjaga Demokrasi dan NKRI

01/02/2026
Pimpinan OJK Berganti, DPR: Tidak Ganggu Stabilitas Pasar Modal

Pimpinan OJK Berganti, DPR: Tidak Ganggu Stabilitas Pasar Modal

01/02/2026
Purbaya: Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut BEI

Purbaya: Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut BEI

01/02/2026

Recent News

Polisi Bongkar Kedok Penjual Sayur yang Edarkan Obat Keras

Polisi Bongkar Kedok Penjual Sayur yang Edarkan Obat Keras

01/02/2026
Kadiv Humas Polri: Wartawan Pilar Strategis Penjaga Demokrasi dan NKRI

Kadiv Humas Polri: Wartawan Pilar Strategis Penjaga Demokrasi dan NKRI

01/02/2026
Pimpinan OJK Berganti, DPR: Tidak Ganggu Stabilitas Pasar Modal

Pimpinan OJK Berganti, DPR: Tidak Ganggu Stabilitas Pasar Modal

01/02/2026
Purbaya: Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut BEI

Purbaya: Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut BEI

01/02/2026
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

KANTOR PUSAT
Gedung Griya Upakara Lt. 3 Unit 3A, Jl. Cikini IV No.10, Jakarta Pusat.
Phone: 021.31904292 / 08155555946
Email: nawasenamediaperkasa@gmail.com

Follow Us

Category News

  • EKONOMI
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KESEHATAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK

Recent News

Polisi Bongkar Kedok Penjual Sayur yang Edarkan Obat Keras

Polisi Bongkar Kedok Penjual Sayur yang Edarkan Obat Keras

01/02/2026
Kadiv Humas Polri: Wartawan Pilar Strategis Penjaga Demokrasi dan NKRI

Kadiv Humas Polri: Wartawan Pilar Strategis Penjaga Demokrasi dan NKRI

01/02/2026
  • Tentang Kami
  • Diterbitkan Oleh :
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL

© 2024 Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist