SENANEWS.ID, BEKASI – Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) kendaraan roda 2 yang terjadi di indomaret depan lobby Mapolres Metro Bekasi Kota beberapa waktu lalu.
Kasus pencurian itupun viral di beberapa platform media sosial.
Wahyu menjelaskan bahwa korban dalam kejadian di Indomaret Margahayu Jaya adalah Saudari AS (19) dan HF (23). Para pelaku, yang berjumlah tujuh orang, berhasil diamankan di daerah Cibuntu, Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (17/10/2025).
“Para pelaku ini adalah para residivis, sudah berulang kali melakukan kejahatan tersebut, sudah puluhan kali, antara lain kebanyakan melakukan di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi,” jelas Wahyu.
Modus yang digunakan pelaku bervariasi, termasuk penggunaan kunci T dan juga cara mengangkat kendaraan pada saat situasi sepi, kemudian dipindahkan menggunakan kendaraan lain.
Wahyu menambahkan, para pelaku beraksi tidak hanya pada malam hari, tetapi juga siang ataupun sore hari, mencari momen di tempat yang sepi. Mereka memiliki peran spesifik, mulai dari mengamati situasi (ngamat-amati) hingga bagian mengambil kendaraan.
Menariknya, di antara tujuh pelaku, ada yang masih bersaudara atau satu keluarga (kakak-adik).
“Dari hasil yang kita temukan sementara, pelaku dalam setiap aksi di lapangan tidak menggunakan senjata tajam atau yang lainnya. Tujuan mereka adalah ekonomi, karena mereka tidak ada pekerjaan lain. Jadi mereka kebutuhan untuk kebutuhan pokoknya,” imbuhnya.
Barang bukti yang diamankan meliputi tiga buah sepeda motor. Kendaraan curian tersebut dijual dalam kondisi apa adanya, dengan pengakuan pelaku dilepas di Jakarta Timur, Karawang, dan beberapa tempat lainnya.
Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara.














