SENANEWS.ID, JAKARTA – Polri mengambil langkah cepat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terkait ketersediaan bahan pokok menjelang Idulfitri.
Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri dan Bulog Tahun 2026 yang digelar serentak di seluruh Indonesia, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo memberikan jaminan bahwa stok pangan nasional dalam kondisi sangat mencukupi sehingga masyarakat tidak perlu melakukan aksi borong atau panic buying.
Wakapolri menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam distribusi pangan ini adalah bentuk “jaminan negara” untuk memberikan rasa tenang kepada warga.
Komitmen ini dibuktikan dengan penyaluran serentak 1.337 ton beras serta kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng dan gula melalui jajaran Polda hingga Polres di seluruh daerah. Langkah ini diambil guna meredam spekulasi harga yang kerap terjadi di pasar menjelang hari besar keagamaan.
“Kegiatan ini dalam rangka memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa stok pangan secara nasional dalam kondisi aman. Artinya, masyarakat tidak perlu panik, stok kita mencukupi,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat meninjau pelaksanaan GPM di Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Jumat (13/3/2026).
Tahun ini, Polri mendapatkan kuota khusus sebanyak 80.000 ton beras dari Bulog untuk didistribusikan secara masif. Sinergi ini memastikan bahwa rantai distribusi tidak terhambat dan sampai langsung ke tangan masyarakat dengan harga yang stabil.
Polri memastikan akan mengawal ketat jalur logistik pangan agar tidak ada oknum yang mencoba mengambil keuntungan di tengah meningkatnya kebutuhan warga.
Di wilayah hukum Polda Metro Jaya sendiri, kegiatan ini juga dibarengi dengan komitmen Polri dalam menjaga kesehatan masyarakat melalui bakti kesehatan.
Dengan menyentuh 3.000 penerima manfaat dari berbagai elemen, Polri ingin memastikan bahwa stabilitas nasional tidak hanya terjaga dari sisi ketersediaan barang, tetapi juga dari sisi kesejahteraan dan kesehatan fisik masyarakatnya.
Langkah preventif yang dilakukan Polri bersama Bulog ini terbukti efektif dalam mendinginkan suasana pasar. Dengan kepastian stok yang disampaikan langsung oleh pimpinan Polri, diharapkan situasi kamtibmas di seluruh wilayah Indonesia tetap kondusif, aman, dan sejuk hingga perayaan Idulfitri mendatang.














