SENANEWS.ID, JAKARTA – Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa SMP sederajat dijadwalkan berlangsung pada April 2026. Karena itu, peserta diharapkan mulai mempersiapkan diri lebih awal, termasuk dengan memahami cakupan materi yang akan diujikan pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.
Berdasarkan kerangka asesmen yang dipublikasikan Pusat Asesmen Pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, TKA Matematika dirancang untuk menilai pemahaman siswa terhadap fakta, konsep, prinsip, serta prosedur matematika.
Selain itu, kemampuan menerapkan pengetahuan matematika dalam pemecahan masalah juga menjadi bagian penting dalam penilaian.
Materi yang diujikan mengacu pada elemen kurikulum yang dipelajari siswa dalam Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Cakupan materinya meliputi bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, serta data dan peluang. Unsur penalaran logika matematika akan terintegrasi dalam setiap bagian materi tersebut.
Soal-soal Matematika tidak hanya berbentuk persoalan teoritis, tetapi juga dikaitkan dengan situasi sehari-hari, baik dalam konteks pribadi, keluarga, maupun lingkungan sekitar yang bersifat lokal.
Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, penilaian difokuskan pada keterampilan membaca. Peserta akan diuji melalui dua jenis bacaan, yaitu teks informasi dan teks fiksi.
Teks informasi memuat fakta, konsep, atau prosedur dari berbagai bidang yang dapat berkaitan dengan isu lokal, nasional, maupun global. Sementara itu, teks fiksi berupa cerita rekaan yang bisa mengambil latar konkret maupun abstrak dengan alur dan konflik yang beragam.
Bacaan yang digunakan memiliki ciri tertentu, antara lain penggunaan kata umum maupun berimbuhan, istilah teknis, kata abstrak, serta makna denotatif dan konotatif dalam konteks tertentu. Struktur kalimat umumnya terdiri dari 5–9 kata per kalimat dengan bentuk kalimat tunggal maupun majemuk setara.
1. Adapun panjang teks umumnya berkisar antara 200 hingga 250 kata, kecuali untuk bentuk puisi.
2. Aspek Keterampilan Membaca yang Dinilai
3. Kemampuan membaca siswa akan diukur melalui beberapa aspek, antara lain:
4. Mengidentifikasi informasi yang tertulis secara langsung dalam teks
5. Mengelompokkan atau menyusun kembali informasi yang tersedia
6. Menemukan makna tersirat dari bacaan
7. Menilai gagasan, fakta, atau pendapat dalam teks
8. Memberikan tanggapan serta refleksi terhadap isi bacaan
Aspek-aspek tersebut dikelompokkan menjadi tiga kompetensi utama, yaitu pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, serta evaluasi dan apresiasi terhadap teks.
Sebagai persiapan tambahan, siswa dapat mencoba latihan soal melalui laman simulasi TKA yang tersedia secara resmi di laman https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka.














