SENANEWS.ID, MEDAN – Polrestabes Medan mengerahkan sebanyak 350 personel untuk pengamanan aksi unjuk rasa pengemudi ojek online (ojol) di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (20/5/2025).
Pengamanan demo Ojol dilakukan gabungan oleh personel Polri, TNI, dan Pemda.
“Untuk personel pengamanan 350 terdiri dari personel Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan, Polsek, TNI, Satpol PP dan Dishub,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Selasa (20/5/2025).
Masa buruh dari beberapa elemen mendatangi kantor Gubernur Sumatera Utara pukul 10.17 WIB. Sontak arus lalu lintas di jalan Diponegoro dilakukan penutupan dan kendaraan yang melintas diarahkan ke jalan Kartini.
“Guna menghindari kemacetan di depan kantor Gubernur, kami menerapkan pengalihan arus menuju jalan Kartini,” kata Gidion.
Kemudian tepat pukul 11.06 WIB, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution keluar dari kantornya untuk menemui para pendemo Ojol.
Di atas mobil komando Godams, Bobby telah menerima aduan dan tuntutan para pengemudi Ojol dan berjanji akan membicarakan kepada yang berkenpentingan.
“Saya sudah melihat dan mengetahui tuntutan bapak ibu semua, kita akan melihat sampai sejauh mana tuntutan ini dipenuhi oleh penyedia layanan Ojol,” kata Bobby Nasution.
Aksi demo berlangsung dengan aman hingga pukul 12.30 WIB, masa pun berangsur-angsur meninggalkan lokasi dan lalu lintas kembali normal.














