SENANEWS.ID, JAKARTA – Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan meninjau sejumlah lokasi rawan aksi tawuran yang kerap terjadi di bulan Ramadan 1445 H.
“Malam ini kami mendatangi posko keamanan yang dibuat masyarakat di Cilincing dan Kecamatan Koja,” kata Kombes Pol Gidion di Jakarta, Selasa (19/3) dini hari.
Menurutnya, kunjungan ini untuk mengapresiasi masyarakat yang sudah berjuang bersama pihak kepolisian, TNI, pemerintah setempat. Ronda untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Kami apresiasi kebersamaan yang dilakukan masyarakat yang bersama-masa menjaga lingkungan dalam mengantisipasi aksi tawuran,” katanya.
Ia mengungkapkan, di kawasan Cilincing ada sejumlah lokasi rawan seperti Kolam Retensi, Posko Wika dan lainnya yang dalam tanda kutip menjadi lokasi favorit untuk melakukan aksi tawuran.
Selain itu ada juga di kawasan Koja yang lokasi ini menjadi tempat tawuran pada malam pertama Ramadhan lalu.
“Sejumlah lokasi rawan sudah dijaga dan didirikan posko bersama masyarakat,” katanya.
Ia menilai pelibatan masyarakat dalam menggalang keamanan lingkungan sangat penting dan memberikan energi positif kepada pihak kepolisian.
“Mereka saja bersemangat menjaga lingkungan karena merasakan dampaknya jika terjadi aksi tawuran di sana,” ujarnya.
Ia mengaku jumlah personel kepolisian yang ada saat ini belum mampu menutupi kebutuhan pengamanan yang ada saat ini sehingga peran serta masyarakat sangat dibutuhkan.
“Perlu upaya bersama dalam menggalang keamanan dan jika terjadi aksi tawuran langsung hubungi pihak kepolisian agar ditindak,” bebernya.
Ia juga terus melakukan sosialisasi kepada para orang tua, guru di sekolah agar mengajak anak-anak mereka tidak terlibat aksi tawuran tersebut.
“Ini perlu peranan bersama agar anak-anak kita terhindar dari aksi yang berujung tindak pidana,” tutupnya.














