• Tentang Kami
  • Diterbitkan Oleh :
  • Pedoman Media Siber
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat
Advertisement
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat
No Result
View All Result

KPK Panggil Bos Maktour, Penyidikan Kuota Haji Terus Mengembang

Redaksi Senanews by Redaksi Senanews
26/01/2026
in HUKUM
0 0
0
KPK Panggil Bos Maktour, Penyidikan Kuota Haji Terus Mengembang
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SENANEWS.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama tahun 2023–2024. Terbaru, penyidik memanggil pemilik biro perjalanan haji dan umrah PT Maktour, Fuad Hasan Masyhur, sebagai saksi pada Senin (26/1/2026).

Pemeriksaan terhadap Fuad Hasan Masyhur dilakukan untuk mendalami alur penentuan kuota tambahan haji, relasi antara penyelenggara ibadah haji khusus dengan pejabat Kementerian Agama, serta dugaan adanya praktik penyalahgunaan kewenangan yang berpotensi merugikan keuangan negara.

“Benar, hari ini, Senin (26/1), KPK melakukan penjadwalan pemeriksaan saksi saudara FHM (Fuad Hasan Masyhur) selaku pihak swasta, dalam lanjutan penyidikan perkara kuota haji,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Menurut Budi, pemanggilan tersebut merupakan bagian dari upaya penyidik mengurai konstruksi perkara secara utuh. KPK, kata dia, meyakini Fuad Hasan akan kooperatif dan memenuhi panggilan pemeriksaan.

“Kami meyakini FHM akan hadir memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik hari ini,” ujarnya.

Penyidikan Sejak Agustus 2025

Kasus dugaan korupsi kuota haji ini mulai memasuki tahap penyidikan sejak 9 Agustus 2025. Dua hari berselang, tepatnya 11 Agustus 2025, KPK mengumumkan penghitungan awal kerugian negara yang ditaksir mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Pada saat yang sama, KPK juga menerapkan pencegahan ke luar negeri terhadap tiga orang selama enam bulan, yakni:

– Yaqut Cholil Qoumas, mantan Menteri Agama,
– Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, mantan staf khusus Menteri Agama,
– Fuad Hasan Masyhur, pemilik biro penyelenggara haji Maktour.

Langkah pencegahan tersebut dilakukan guna memastikan kelancaran proses penyidikan serta mencegah potensi penghilangan barang bukti.

Dua Tersangka, Satu Saksi Kunci

Perkembangan signifikan terjadi pada 9 Januari 2026, ketika KPK mengumumkan dua dari tiga pihak yang dicegah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dan Ishfah Abidal Aziz (IAA).

KPK menilai keduanya memiliki peran sentral dalam proses penentuan dan pembagian kuota tambahan haji yang diduga tidak sesuai ketentuan perundang-undangan. Sementara itu, Fuad Hasan Masyhur hingga kini masih berstatus saksi, namun keterangannya dinilai krusial untuk mengungkap dugaan aliran kepentingan antara biro penyelenggara haji khusus dan pengambil kebijakan di Kementerian Agama.

Sorotan Pansus DPR

Selain ditangani aparat penegak hukum, penyelenggaraan ibadah haji 2024 juga menjadi perhatian serius Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Haji DPR RI. Pansus menyatakan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama dalam pembagian 20.000 kuota tambahan yang diberikan Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia.

Pemerintah saat itu membagi kuota tambahan tersebut secara 50:50, yakni 10.000 untuk haji reguler dan 10.000 untuk haji khusus. Kebijakan ini dinilai bertentangan dengan Pasal 64 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yang mengatur bahwa kuota haji khusus hanya sebesar 8 persen, sementara 92 persen dialokasikan untuk haji reguler.

Pansus menilai pembagian kuota tersebut berpotensi menguntungkan kelompok tertentu dan membuka ruang penyalahgunaan kewenangan. Temuan DPR ini kemudian menjadi salah satu pintu masuk bagi KPK untuk memperdalam penyidikan.

Penyidikan Masih Berlanjut

KPK menegaskan penyidikan perkara ini masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru. Pemeriksaan saksi-saksi, termasuk dari unsur swasta, akan dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan menelusuri kemungkinan aliran dana maupun keuntungan yang diperoleh secara melawan hukum.

“KPK berkomitmen mengusut perkara ini secara transparan dan akuntabel,” ujar Budi Prasetyo.

Tags: KPK Panggil Bos MaktourPenyidikan Kuota Haji Terus Mengembang
Previous Post

Trump Murka, Kanada Terancam Tarif 100 Persen

Next Post

Ahli Gizi Sarankan Konsumsi Makanan Anti-Inflamasi bagi Lansia

Redaksi Senanews

Redaksi Senanews

Next Post
Ahli Gizi Sarankan Konsumsi Makanan Anti-Inflamasi bagi Lansia

Ahli Gizi Sarankan Konsumsi Makanan Anti-Inflamasi bagi Lansia

Stay Connected test

  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
320 Personel Gabungan ‘Kepung’ Kota Medan Malam ini, Ada Apa?

320 Personel Gabungan ‘Kepung’ Kota Medan Malam ini, Ada Apa?

05/01/2025
Polisi Tangkap Penjual Konten Bokep Anak Dibawah Umur Via Grup Telegram

Polisi Tangkap Penjual Konten Bokep Anak Dibawah Umur Via Grup Telegram

31/05/2024
Polisi Usut penyebaran Konten Bokep yang Disebar Mantan Pacar

Polisi Usut penyebaran Konten Bokep yang Disebar Mantan Pacar

02/05/2024
Artis Inara Rusli Dilaporkan atas Dugaan Perselingkuhan & Perzinahan

Artis Inara Rusli Dilaporkan atas Dugaan Perselingkuhan & Perzinahan

24/11/2025
Baksos Bhayangkara untuk Negeri, Polres Malang Bagikan Paket Sembako

Baksos Bhayangkara untuk Negeri, Polres Malang Bagikan Paket Sembako

0
Pemdes Kranggan Laksanakan Penyekatan Tingkat Desa Dibantu Bimaspol

Pemdes Kranggan Laksanakan Penyekatan Tingkat Desa Dibantu Bimaspol

0
Penyebar Video Hoax Tentang Vaksin Berakhir di Bui

Penyebar Video Hoax Tentang Vaksin Berakhir di Bui

0
Kapolres Magetan Sebut Pentingnya Bansos Bagi Masyarakat di Tengah PPKM Darurat

Kapolres Magetan Sebut Pentingnya Bansos Bagi Masyarakat di Tengah PPKM Darurat

0
Syukuran HUT ke-46, Yayasan Kemala Bhayangkari Beri Bantuan & Beasiswa Pendidikan

Syukuran HUT ke-46, Yayasan Kemala Bhayangkari Beri Bantuan & Beasiswa Pendidikan

08/05/2026
Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual di Kolong Peron Stasiun Kebayoran Lama

Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual di Kolong Peron Stasiun Kebayoran Lama

07/05/2026
Tak Terima Dipecat, Kompol DK Ngajukan Banding

Tak Terima Dipecat, Kompol DK Ngajukan Banding

07/05/2026
PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions 2026

PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions 2026

07/05/2026

Recent News

Syukuran HUT ke-46, Yayasan Kemala Bhayangkari Beri Bantuan & Beasiswa Pendidikan

Syukuran HUT ke-46, Yayasan Kemala Bhayangkari Beri Bantuan & Beasiswa Pendidikan

08/05/2026
Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual di Kolong Peron Stasiun Kebayoran Lama

Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual di Kolong Peron Stasiun Kebayoran Lama

07/05/2026
Tak Terima Dipecat, Kompol DK Ngajukan Banding

Tak Terima Dipecat, Kompol DK Ngajukan Banding

07/05/2026
PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions 2026

PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions 2026

07/05/2026
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

KANTOR PUSAT
Gedung Griya Upakara Lt. 3 Unit 3A, Jl. Cikini IV No.10, Jakarta Pusat.
Phone: 021.31904292 / 08155555946
Email: nawasenamediaperkasa@gmail.com

Follow Us

Category News

  • EKONOMI
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KESEHATAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK

Recent News

Syukuran HUT ke-46, Yayasan Kemala Bhayangkari Beri Bantuan & Beasiswa Pendidikan

Syukuran HUT ke-46, Yayasan Kemala Bhayangkari Beri Bantuan & Beasiswa Pendidikan

08/05/2026
Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual di Kolong Peron Stasiun Kebayoran Lama

Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual di Kolong Peron Stasiun Kebayoran Lama

07/05/2026
  • Tentang Kami
  • Diterbitkan Oleh :
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL

© 2024 Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist