SENANEWS.ID, JAKARTA – Polres Metro Jakarta Utara menyelidiki kasus penganiayaan siswa tingkat satu Sekolah Tinggi Ilmu Pelayanan (STIP) Marunda berinisial P (19) yang diduga dilakukan seniornya.
“Kami masih melakukan penelusuran dan sambil berjalan ada 10 saksi yang dimintai keterangan untuk menggambarkan rangkaian kejadian,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan di Jakarta, Jumat (3/5).
Ia mengatakan kematian korban diduga akibat kekerasan yang dilakukan senior pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB yang terjadi di kamar mandi yang ada di kampus tersebut.
Lalu korban dibawa ke klinik kesehatan yang ada di sekolah tersebut dan ketika diperiksa sudah tidak ada denyut nadi.
Korban dibawa pihak sekolah ke rumah sakit Tarumajaya Bekasi dan saat ini jasad korban sudah ada di RS Polri untuk diambil visum et repertum.
“Kami juga melakukan pemeriksaan laboratorium forensik terhadap jasad korban dan natinya seluruh data yang ada akan diadu dengan CCTV yang ada,” katanya.
Menurut dia secara kasat mata memang ada luka lebam di tubuh korban dan pihaknya masih menunggu pemeriksaan lanjutan.
“Kami sudah mengamankan sejumlah senior korbna untuk dimintai keterangan dan semua itu akan mengerucut nantinya,” ucapnya.














