SENANEWS.ID, MEDAN – Tim gabungan dari Satreskrim Polrestabes Medan, Polsek Deli Tua dan Polsek Helvetia kembali meringkuk dengan menembak mati seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) begal sadis.
“Hari ini, Kamis (14/11) tadi di pagi telah dilakukan penangkapan terhadap salah satu pelaku yang mengakibatkan seorang laki-laki meninggal dunia atas AP (49),” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan di RS Bhayangkara, Kamis (14/11).
Ia mengatakan, tersangka yang ditembak oleh petugas bernama Muhammad Afrianto Koto (23) saat hendak melakukan aksi pidana lagi di jalan Kapten Sumarsono.
“Salah satu tersangka itu bernama Muhammad Aftianto Koto dalam proses penangkapan kita mengidentifikasi yang bersangkutan akan melakukan peristiwa pidana lagi,” ujarnya.
Saat proses penangkapan dan yang bersangkutan melakukan perlawanan maka kemudian petugas melakukan tindakan tegas yang mengakibatkan bersangkutan meninggal dunia.
“Yang bersangkutan melawan saat ditangkap, bahkan ada petugas yang terluka akibat sabetan celurit,” bebernya.
Gidion mengungkapkan, masih ada 3 orang DPO yang dilakukan pencarian dan pengejaran.
“Masih ada 3 lagi, saya pastikan mereka akan saya tangkap. Pilihannya menyerahkan diri atau kami yang menangkap,” kata dia.
Kelompok ini tidak akan pernah jera karena melakukannya dengan cukup sadis, tersangka atas nama MAK melukai korban AP (49) di bagian dada dan kaki. Saat itu korban sedang mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Sudahlah disikat di bagian dada, masih kaki juga dilumpuhkan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” pungkasnya.
Diakhir kalimat, Gidion tak lupa menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Atas nama keluarga besar Kapolrestabes Medan menyampaikan turut berbelasungkawa. Untuk sepeda korban akan dikembalikan ke keluarnya,” pungkasnya.
Untuk diketahui, pengendara sepada motor bernama Ade Prayetno warga Dusun IV, Gang Prigan, Desa Telaga Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, ditemukan tewas dengan penuh luka pada Sabtu (26/10) lalu.
Dari informasi yang diperoleh, pemotor itu tewas setelah menjadi korban begal saat melintas di Jalan AH Nasution, Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor.
Saat ditemukan kondisi tubuh korban didapati beberapa luka pada bagian perut dan bahu sebelah kanan. Karena mengeluarkan banyak darah nyawa korban pun tidak dapat terselamatkan dan meninggal dunia.














