SENANEWS.ID, MEDAN – Sebelum diamankan ke Polsek Sunggal, terduga pelaku penikaman terhadap Rio, Arif Al Kurniawan, sempat mengaku sebagai korban. Pasalnya, pria yang ditaksir berusia 40-an tahun itu mengalami luka di bagian dahi.
Iwan Lesmana menjelaskan, sesaat setelah menikam anaknya, Arif mengaku dirinya sebagai korban. Kondisi tangannya yang berlumuran darah dijadikan alasan untuk mengelabui warga.
“Tangannya kan berdarah, dibilangnya dia yang dilukai. Padahal itu darah anak saya,” ucapnya, Senin (15/12/2025).
Ia melanjutkan, alibi tersebut diduga dilakukan Arif untuk memberinya kesempatan melarikan diri. Namun, kesigapan Iwan menggagalkan upaya pelaku saat hendak kabur.
“Maksud dia supaya dilepas warga. Karena saat itu dia sempat dipukuli warga. Terus dia membersihkan tangannya sambil menunggu ojek online mau kabur. Di situ saya tangkap dia,” ujarnya.
Masih kata Iwan, Arif merupakan residivis kasus pencurian. Selain itu, ia juga kerap melakukan aksi kejahatan di lokasi tersebut. Hal itu diungkapkannya berdasarkan banyaknya laporan warga terhadapnya.
“Kalau sosok pelakunya, ya, dibilang seperti preman. Suka mengambil HP orang, mencuri, macam-macamlah, bahkan mencuri sepeda motor. Banyak laporan yang masuk ke saya. Cuma belum ada yang berani melapor ke polisi,” ujarnya.













