SENANEWS.ID, JAKARTA – Direktorat Siber Polda Metro Jaya kembali menggelar program Jaga Jakarta On The Spot di Pos Ronda RT 3/3 Kp. Rawa Silem. Kel. Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Bekasi Kota, Kamis (18/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bagian Pengawasan Penyidikan (Kabag Wassidik) Direktorat Siber Polda Metro Jaya, Kompol Mashuri, SH., MH yang mewakili Direktur Siber Polda Metro Jaya KBP Raden Bagoes Wibisono memberikan edukasi kepada masyarakat terkait meningkatnya ancaman kejahatan digital yang kini semakin beragam dan canggih.
Warga diingatkan untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan teknologi informasi, termasuk penipuan online atau online scam dengan modus give awal palsu, undian palsu dan jual beli online fiktif.
“Nah, jual beli online ini yang paling sering terjadi, terkhusus untuk kaum ibu-ibu. Terlena dengan harga produk atau fashion yang murah jadi modus bagi pelaku untuk mengambil identitas dan menguras tabungan,” kata Mashuri.
Dia melanjutkan, perkembangan kejahatan siber semakin kompleks seiring meningkatnya penggunaan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan mudah percaya dengan berbagai tawaran yang datang melalui telepon, pesan singkat, media sosial maupun aplikasi percakapan,” tegasnya.
Mashuri meminta warga untuk tidak sungkan melaporkan segala bentuk kejahatan Siber yang dapat merusak keamanan dan keharmonisan lingkungan.
“Jangan sungkan laporkan ke kami (polisi), ada call center 110 yang aktif 24 jam. Petugas Siber Polda Metro Jaya sudah memiliki fasilitas yang cukup canggih untuk mengungkapnya,” tukasnya.
Mashuri menambahkan, jika ada warga yang mendapatkan teror dari debt collector (DC) atau mata elang segera laporkan ke pihak yang berwajib.
“Jika ada warga yang tidak terbukti meminjam uang, namun diganggu oleh mata elang maka segera lapor ke Pak RT, Kapolsek atau Bhabinkamtibmas nanti akan diproses,” tegasnya.
Sementara itu, Dede Wahyudi selaku Ketua RT 03 yang pernah mendengar keluhan salah satu warganya yang mendapatkan teror dari oknum DC (Debt Collector) atau Mata Elang.
“Setelah mendengar informasi ini kami jadi mengerti, dengan adanya kumpul-kumpul seperti ini kami semua paham jadinya,” kata Dede.
Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi serta berdiskusi langsung dengan jajaran kepolisian mengenai kondisi keamanan lingkungan di wilayah mereka.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, pada penghujung kegiatan pengurus warga menerima bantuan beras dan lampu senter dari Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri.
Bantuan tersebut diberikan sebagai wujud kepedulian sekaligus dukungan kepada warga yang selama ini aktif menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan tempat tinggalnya.
Program Jaga Jakarta On The Spot sendiri menjadi salah satu strategi Polda Metro Jaya dalam membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, kepolisian tidak hanya menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, tetapi juga menyerap langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga sehingga solusi dapat dirumuskan secara bersama-sama demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.













