SENANEWS.ID, MEDAN – Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 2.802 personel gabungan guna mengamankan pelantikan kepala daerah di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (20/2).
Personel gabungan terdiri dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polrestro Jakpus, Kodam Jaya, Pemprov DKI Jakarta, serta berbagai stakeholder terkait.
Pelantikan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri sekitar 2.448 peserta undangan, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota yang telah memenangkan kontestasi politik tahun lalu.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum.
“Kami memastikan pelaksanaan pelantikan berlangsung aman dan kondusif. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional untuk mengurai kepadatan di sekitar Istana Negara dan Monas,” ujarnya, Kamis, (20/2).
Sejumlah titik strategis, termasuk kawasan Istana Negara, Monas, dan Gedung DPR/MPR RI, menjadi prioritas pengamanan.
“Selain itu, antisipasi terhadap potensi penyampaian pendapat juga dilakukan dengan pendekatan persuasif agar tidak mengganggu jalannya acara,” tukasnya.
Untuk itu diimbau untuk menghindari kawasan pelantikan dan mencari jalur alternatif guna mengurangi kemacetan. Selain itu, warga yang menyaksikan prosesi di sekitar lokasi.
“Diminta untuk mencari jalur alternatif, berhati-hati terhadap barang berharga serta tetap menjaga ketertiban,” tukasnya.














