SENANEWS.ID, JAKARTA – Anggota Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading menangkap empat pelajar SMK tersangka penyiraman air keras terhadap pelajar lainnya di Kelapa Gading pada Rabu (27/9/2023).
Para pelajar SMK itu masing-masing berinisial MY (18), MYS (18), DF (17), dan MSH (17). Mengakui menggunakan air keras sebagai senjata untuk tawuran.
Kapolsek Kelapa Gading Kompol Vokky Sagala mengatakan, air keras telah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum beraksi.
“Menurut pengakuannya, air keras telah dibeli sebelumnya. Jadi ada persiapan dahulu,” kata Vokky ketika dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (3/10/2023).
Penyebab aksi penyiraman terhadap pelajar lain berinisial DH (18) karena dipicu saling ejek.
“Korban dan para pelaku tidak saling kenal, namun sekolahnya kerap berantem,” tukasnya.
Vokky membeberkan, penyiraman air keras pada Rabu lalu terjadi di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di lampu lalu lintas Coca-Cola, wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Awalnya, korban DH sedang nongkrong pada sebuah halte yang berada di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat.
Sekitar pukul 15.00 WIB, melintas para pelaku yang baru saja keluar dari sekolah mereka.
“Para pelaku keluar dari sekolah, di depan halte Yarsi, bertemu korban yang lagi nongkrong di halte,” ucap Vokky.
Kedua kelompok pelajar sekolah ini pun berpapasan dan terlibat aksi saling ejek.
Karena tak terima diejek lawannya, baik rombongan pelaku dan rombongan korban saling pukul dan saling kejar.
Korban DH lalu berlari ke arah lampu merah Coca-Cola dalam kondisi terus diikuti para pelaku.














