SENANEWS.ID, MEDAN – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengunjungi lokasi penyeberangan rakit bagi anak sekolah dan warga di aliran sungai Deli, jalan Starban, Padang Bulan, Medan Polonia, Sumatera Utara, Selasa (19/11).
Kedatangan Gidion berawal dari adanya aduan dari warga melalui Media Sosial ke akun pribadinya.
“Setelah kami melaksanakan bersih-bersih bersama Forkopimko Medan beberapa hari lalu. Ada informasi dari warga melalui instagran yang minta bantuan untuk membersihkan sampah di aliran sungai Deli dan minta bantuan untuk penyeberangan,” kata Gidion di lokasi.
Ia menuturkan, kondisi aliran sungai Deli cukup deras karena hujan sedangkan sampah yang terlihat itu berasal dari patahan pohon.
“Jadi realitasnya begitu, dengan sampah yang mengganggu itu adalah dari patahan-patahan pohon yang kemudian ke sungai dan menjadi sampah,” tuturnya.
Setibanya di lokasi, Gidion melihat begitu banyak nya anak sekolah dan warga yang ingin menyeberang.
“Setelah kita lihat ternyata betul ada rakit yang dipergunakan untuk menyeberang dan ini menjadi satu-satunya cara yang paling cepat menyeberangkan atau mobilisasi anak-anak ke sekolah,” tukasnya.
Melihat kondisi rakit yang seadanya, Gidion tergerak dan langsung memberikan bantuan berupa puluhan rompi pelampung.
“Maka yang bisa kita lakukan paling tidak memberikan bantuan keselamatan, pake rompi pelampung guna mengantisipasi segala sesuatua yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Selain memberikan bantuan puluhan rompi pelampung, Gidion juga membagikan buku dan alat tulis untuk anak-anak sekolah yang menyeberang.
Sementara itu, Warsih (67) pengelola rakit mengatakan jika dirinya telah 24 tahun menjaga rakit penyeberangan itu.
“Sudah 24 tahun saya mengelola rakit ini. Turunan dari suami yang dulunya adalah seorang kepala lingkungan (Kepling),” ucapnya.
Warsih mengucapkan terimakasih kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan yang bersedia datang dan memberikan bantuan rompi pelampung keselamatan.
“Terimakasih atas kunjungan dari bapak Kapolres, sangat perhatian dan peduli dengan kami warga kecil,” tukasnya.
Ia berharap, ke depan ada kepedulian dari pemerintah Kota Medan untuk membangun jembatan.
“Semoga pemerintah dapat membangun jembatan di sini, banyak warga terutama para siswa yang ingin menyeberang untuk menuntut ilmu,” tutupnya.














