POLRES MALANG – Guna menciptakan situasi kamtibmas dan antisipasi kelangkaan BBM, pasca kenaikan harga pertamax pertanggal 1 April 2022 menyebabkan banyak terjadinya kekosongan bahan bakar minyak (BBM) di Stasium Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Maka dari itu, Sat Polairud Polres Malang melaksanakan pengecekan ketersediaan BBM bagi nelayan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) KUD Mina Jaya, jalan raya Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Minggu (10/4/2022).
Kegiatan pengecekan BBM tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Malang, AKP Totok Suprapto dan didampingi oleh anggotanya Bripka Stevanus Adi.
Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat melalui Kasat Polairud Polres Malang, AKP Totok Suprapto mengatakan bahwa kegiatan antisipasi kelangkaan BBM dan kemudian melakukan pengecekan ke SPBN dilaksanakan dalam rangka monitoring stok BBM untuk kapal-kapal Nelayan.
“Sejak diumumkannya kenaikan harga Pertamax pertanggal 1 April 2022, kami jajaran Polres Malang secara intens melakukan koordinasi dengan pengelola untuk mengetahui kesedian BBM agar tidak sampai terjadi kelangkaan,” terang Totok.
Ia mengatakan, hasil pengawasan dan pengecekan terhadap ketersediaan BBM di SPBN KUD Mina Jaya yaitu kebutuhan BBM jenis Bio Solar sebanyak 16.000 liter untuk melayani kapal-kapal nelayan 15.825 liter.
“Saat ini stok ada sekitar 175 liter, dan alhamdulillah distribusi masih lancar. Sehingga bisa dikatakan persediaan BBM bagi nelayan aman,” terangnya.














