• Tentang Kami
  • Diterbitkan Oleh :
  • Pedoman Media Siber
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat
Advertisement
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat
No Result
View All Result

Harga Minyak Dunia Menguat, ini Penyebabnya

Redaksi Senanews by Redaksi Senanews
22/12/2025
in INTERNASIONAL
0 0
0
Harga Minyak Dunia Menguat, ini Penyebabnya
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SENANEWS.ID, CARACAS – Harga minyak dunia kembali menguat pada awal pekan ini, Senin (22/12/2025), seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Amerika Latin.

Aksi Amerika Serikat (AS) yang memperketat pengawasan terhadap kapal tanker minyak Venezuela menjadi faktor utama yang memicu kekhawatiran pasar global.

Berdasarkan data Refinitiv, pada pukul 09.15 WIB harga minyak mentah Brent tercatat di level US$60,89 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di posisi US$56,92 per barel.

Dalam sepekan terakhir, pergerakan harga minyak terbilang fluktuatif. Brent sempat menyentuh level di atas US$62 per barel pada awal Desember, sebelum terkoreksi akibat lemahnya permintaan global dan tekanan sentimen makroekonomi. Namun, meningkatnya risiko geopolitik kembali mendorong harga ke zona penguatan.

Ketegangan meningkat setelah Reuters melaporkan bahwa Penjaga Pantai AS tengah mengejar sebuah kapal tanker minyak yang diduga terlibat dalam jaringan penghindaran sanksi Venezuela. Kapal tersebut beroperasi di perairan internasional dekat kawasan Amerika Latin. Jika berhasil disita, ini akan menjadi penyitaan ketiga dalam waktu kurang dari dua pekan.

Pemerintah AS menyebut kapal tersebut sebagai bagian dari “dark fleet”, atau armada bayangan yang digunakan untuk mengangkut minyak secara ilegal. Kapal tanker bernama Bella 1 diketahui memiliki rekam jejak mengirim minyak Venezuela ke China, serta pernah mengangkut minyak Iran dua negara yang berada di bawah sanksi Washington.

Langkah ini merupakan bagian dari kampanye tekanan Presiden AS Donald Trump terhadap pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Washington bahkan secara terbuka menyatakan akan memberlakukan blokade terhadap seluruh kapal tanker minyak yang masuk dan keluar Venezuela jika terbukti melanggar sanksi internasional.

Dari perspektif pasar, kebijakan tersebut memicu kekhawatiran akan berkurangnya pasokan minyak Venezuela di pasar global. Meski pejabat Gedung Putih menegaskan bahwa penyitaan hanya menyasar perdagangan minyak ilegal dan tidak akan berdampak signifikan terhadap harga domestik AS, pelaku pasar menilai langkah ini sebagai eskalasi risiko geopolitik yang serius.

Analis UBS, Giovanni Staunovo, menilai penyitaan kapal tanker dapat dipersepsikan sebagai ancaman terhadap pasokan minyak Venezuela. Kondisi tersebut berpotensi menekan volume ekspor negara anggota OPEC itu, terutama jika jalur distribusi semakin terganggu.

Di sisi lain, Presiden Nicolas Maduro menegaskan bahwa perdagangan minyak Venezuela akan tetap berjalan. Namun, para analis memperkirakan tekanan dari AS dapat mempercepat penumpukan stok dan memaksa Venezuela memangkas produksi dalam waktu relatif singkat.

Penguatan harga minyak berlanjut pada perdagangan awal Senin, 22 Desember 2025. Kontrak berjangka minyak Brent naik 44 sen atau 0,73% ke level US$60,91 per barel, sementara WTI menguat 40 sen atau 0,71% ke posisi US$56,92 per barel.

Sentimen pasar juga diperkuat oleh eskalasi geopolitik global lainnya. Laporan mengenai serangan drone Ukraina terhadap kapal armada bayangan Rusia di Laut Mediterania turut menambah kekhawatiran pasar energi.

Analis IG, Tony Sycamore, menilai pasar mulai kehilangan optimisme terhadap tercapainya kesepakatan damai jangka panjang antara Rusia dan Ukraina.

“Pasar mulai kehilangan harapan bahwa perundingan damai yang dimediasi AS akan menghasilkan kesepakatan jangka panjang dalam waktu dekat,” ujar Sycamore, dikutip dari Reuters.

Ia menambahkan, kondisi tersebut membantu mengimbangi kekhawatiran kelebihan pasokan minyak global. Ditambah dengan pergerakan harga pekan lalu yang sempat menembus batas bawah secara false break, arah risiko pasar kini kembali condong ke tren kenaikan harga minyak mentah.

Sebagai catatan, pada pekan lalu harga Brent dan WTI masing-masing melemah sekitar 1%, setelah sebelumnya anjlok hampir 4%. Pasar kini menanti perkembangan lanjutan dari konflik geopolitik global yang dinilai masih akan menjadi faktor utama penentu arah harga minyak dunia.

Tags: Harga Minyak Dunia MenguatIni Penyebabnya
Previous Post

Bus Cahaya Trans Kecelakaan Tunggal, 16 Penumpang Meninggal Dunia

Next Post

Menteri Australia Ditolak saat Doa Bersama

Redaksi Senanews

Redaksi Senanews

Next Post
Menteri Australia Ditolak saat Doa Bersama

Menteri Australia Ditolak saat Doa Bersama

Stay Connected test

  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pemerintah Ajak Masyarakat Percayakan Polri Selidiki Kasus Penyadapan Presiden 

Pemerintah Ajak Masyarakat Percayakan Polri Selidiki Kasus Penyadapan Presiden 

03/11/2026
Komisi III Hormati Penegakkan Kasus Penyadapan Presiden oleh Bareskrim

Komisi III Hormati Penegakkan Kasus Penyadapan Presiden oleh Bareskrim

03/11/2026
Irwasum: Penyadapan Murni Perbuatan Oknum bukan Kebijakan Kepolisian 

Irwasum: Penyadapan Murni Perbuatan Oknum bukan Kebijakan Kepolisian 

03/11/2026
Kabareskrim: Pelaku Sadap Presiden, Wartawan hingga Ormas

Kabareskrim: Pelaku Sadap Presiden, Wartawan hingga Ormas

03/11/2026

Recent News

Pemerintah Ajak Masyarakat Percayakan Polri Selidiki Kasus Penyadapan Presiden 

Pemerintah Ajak Masyarakat Percayakan Polri Selidiki Kasus Penyadapan Presiden 

03/11/2026
Komisi III Hormati Penegakkan Kasus Penyadapan Presiden oleh Bareskrim

Komisi III Hormati Penegakkan Kasus Penyadapan Presiden oleh Bareskrim

03/11/2026
Irwasum: Penyadapan Murni Perbuatan Oknum bukan Kebijakan Kepolisian 

Irwasum: Penyadapan Murni Perbuatan Oknum bukan Kebijakan Kepolisian 

03/11/2026
Kabareskrim: Pelaku Sadap Presiden, Wartawan hingga Ormas

Kabareskrim: Pelaku Sadap Presiden, Wartawan hingga Ormas

03/11/2026
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

KANTOR PUSAT
Gedung Griya Upakara Lt. 3 Unit 3A, Jl. Cikini IV No.10, Jakarta Pusat.
Phone: 021.31904292 / 08155555946
Email: nawasenamediaperkasa@gmail.com

Follow Us

Category News

  • EKONOMI
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KESEHATAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK

Recent News

Pemerintah Ajak Masyarakat Percayakan Polri Selidiki Kasus Penyadapan Presiden 

Pemerintah Ajak Masyarakat Percayakan Polri Selidiki Kasus Penyadapan Presiden 

03/11/2026
Komisi III Hormati Penegakkan Kasus Penyadapan Presiden oleh Bareskrim

Komisi III Hormati Penegakkan Kasus Penyadapan Presiden oleh Bareskrim

03/11/2026
  • Tentang Kami
  • Diterbitkan Oleh :
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL

© 2024 Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist