• Tentang Kami
  • Diterbitkan Oleh :
  • Pedoman Media Siber
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat
Advertisement
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat
No Result
View All Result

Kapolri Tegaskan Menolak Polri di Bawah Kementerian

Redaksi Senanews by Redaksi Senanews
27/01/2026
in NASIONAL
0 0
0
Kapolri Tegaskan Menolak Polri di Bawah Kementerian
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SENANEWS.ID, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan sikapnya menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian. Menurutnya, Polri harus berada langsung di bawah Presiden sebagaimana mandat reformasi.

Sikap itu disampaikannya dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Dalam rapat tersebut, Jenderal Sigit juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah mendapat tawaran untuk menduduki jabatan Menteri Kepolisian seiring munculnya gagasan pembentukan kementerian khusus yang membawahi Polri. Tawaran itu ditolaknya.

Dalam rapat yang sama, Jenderal Sigit juga mengungkapkan hasil evaluasi internal, yakni indikator capaian kinerja Polri pada 2025 yang tercatat mencapai 91,54 persen.

“Evaluasi capaian kinerja tahun 2025 serta indikator keberhasilan, rencana kerja, dan target-target capaian 2026 kami susun sebagai berikut. Capaian kinerja Polri 2026 terbagi ke dalam enam sasaran strategis dan 17 indikator kinerja,” ujar Jenderal Sigit, dilansir dari detikcom.

Setidaknya, ada empat poin yang disampaikan Jenderal Sigit dalam rapat tersebut:

Mandat Reformasi Menempatkan Polri di Bawah Presiden

Dalam penjelasannya, Kapolri mengulas kembali perjalanan kelembagaan Polri dari masa ke masa. Ia menyebutkan bahwa institusi kepolisian telah mengalami berbagai perubahan struktur sejak awal berdiri.

Polri, menurutnya, pernah berada di bawah Kementerian Dalam Negeri dan juga sempat berada di bawah Perdana Menteri pada periode 1946 hingga 1961, yang kemudian diperingati sebagai Hari Bhayangkara. Selanjutnya, pada kurun waktu 1966 hingga 1998, Polri tergabung dalam ABRI dengan pendekatan yang lebih bersifat militeristik.

Perubahan kembali terjadi pada masa reformasi 1998. Saat itu, Polri dipisahkan dari ABRI dan diberikan posisi mandiri. Reformasi juga mengamanatkan agar Polri berada langsung di bawah Presiden, sebagaimana tertuang dalam TAP MPR VI/MPR/2000 dan TAP MPR VII/MPR/2000.

Jenderal Sigit menilai posisi tersebut paling sesuai dengan tantangan yang dihadapi Polri saat ini. Ia menyinggung kondisi geografis Indonesia yang sangat luas serta jumlah penduduk yang besar.

“Dengan 17.380 pulau dan luas wilayah yang jika dibentangkan setara London hingga Moskow, maka posisi Polri yang langsung berada di bawah Presiden menjadi sangat ideal. Dengan demikian, Polri dapat menjalankan tugas secara lebih maksimal dan fleksibel,” katanya.

Penolakan Tegas Terhadap Polri di Bawah Kementerian

Kapolri menyampaikan bahwa usulan menempatkan Polri di bawah kementerian khusus tidak sejalan dengan kebutuhan institusi maupun negara. Menurutnya, posisi Polri saat ini justru sudah berada pada titik yang paling tepat.

Ia menilai jika Polri ditempatkan di bawah kementerian, hal tersebut justru berpotensi melemahkan peran kepolisian sebagai alat negara sekaligus mengurangi efektivitas Presiden dalam menjalankan pemerintahan.

“Posisi Polri seperti sekarang adalah posisi yang ideal. Kami bisa menjadi alat negara yang benar-benar memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sigit.

Ia juga menyinggung potensi munculnya dualisme kekuasaan apabila Polri berada di bawah kementerian. Menurutnya, kondisi itu bisa menimbulkan apa yang disebut sebagai ‘matahari kembar’.

“Dengan Polri berada langsung di bawah Presiden, kami dapat bergerak cepat saat dibutuhkan tanpa harus melalui kementerian. Jika ada kementerian khusus, itu berpotensi menimbulkan matahari kembar,” katanya.

Lebih Memilih Menjadi Petani

Dalam rapat kerja tersebut, Jenderal Sigit mengungkapkan secara terbuka bahwa dirinya pernah ditawari menjadi Menteri Kepolisian. Tawaran itu disebutnya datang melalui sejumlah pihak, termasuk pesan singkat.

Ia menegaskan bahwa dirinya menolak tawaran tersebut dan tetap berpegang pada prinsip menolak Polri berada di bawah kementerian.

“Kalau saya harus memilih, bahkan ada yang menyampaikan kepada saya lewat WhatsApp untuk menjadi menteri kepolisian, saya tegaskan menolak polisi di bawah kementerian,” kata Sigit lagi.

Bahkan, ia menyatakan lebih memilih menjadi petani dibandingkan harus menjabat sebagai Menteri Kepolisian. Menurutnya, pembentukan kementerian yang membawahi Polri hanya akan melemahkan institusi, negara, dan Presiden.

“Kalaupun saya yang menjadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja. Meletakkan Polri di bawah kementerian sama saja melemahkan Polri, melemahkan negara, dan melemahkan Presiden,” tuturnya.

Minta Jajaran Pertahankan Posisi Polri

Di akhir rapat kerja, Kapolri meminta seluruh jajaran Polri untuk terus mempertahankan posisi institusi kepolisian yang berada langsung di bawah Presiden. Ia bahkan meminta hal tersebut diperjuangkan dengan sungguh-sungguh.

“Saya minta seluruh jajaran melaksanakan ini dan memperjuangkannya sampai titik darah penghabisan,” ujar Jenderal Sigit.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada fraksi-fraksi di DPR RI yang telah menyatakan dukungan agar Polri tetap berada di bawah Presiden. Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk menjaga stabilitas dan efektivitas institusi kepolisian dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat.

Tags: Kapolri Tegaskan Menolak Polri di Bawah Kementerian
Previous Post

Kakek Penjual Es Gabus Difitnah Jual Makanan Bercampur Spons

Next Post

Al-Nassr Menang Tipis Atas Al-Taawoun

Redaksi Senanews

Redaksi Senanews

Next Post
Al-Nassr Menang Tipis Atas Al-Taawoun

Al-Nassr Menang Tipis Atas Al-Taawoun

Stay Connected test

  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
320 Personel Gabungan ‘Kepung’ Kota Medan Malam ini, Ada Apa?

320 Personel Gabungan ‘Kepung’ Kota Medan Malam ini, Ada Apa?

05/01/2025
Polisi Tangkap Penjual Konten Bokep Anak Dibawah Umur Via Grup Telegram

Polisi Tangkap Penjual Konten Bokep Anak Dibawah Umur Via Grup Telegram

31/05/2024
Polisi Usut penyebaran Konten Bokep yang Disebar Mantan Pacar

Polisi Usut penyebaran Konten Bokep yang Disebar Mantan Pacar

02/05/2024
Artis Inara Rusli Dilaporkan atas Dugaan Perselingkuhan & Perzinahan

Artis Inara Rusli Dilaporkan atas Dugaan Perselingkuhan & Perzinahan

24/11/2025
Baksos Bhayangkara untuk Negeri, Polres Malang Bagikan Paket Sembako

Baksos Bhayangkara untuk Negeri, Polres Malang Bagikan Paket Sembako

0
Pemdes Kranggan Laksanakan Penyekatan Tingkat Desa Dibantu Bimaspol

Pemdes Kranggan Laksanakan Penyekatan Tingkat Desa Dibantu Bimaspol

0
Penyebar Video Hoax Tentang Vaksin Berakhir di Bui

Penyebar Video Hoax Tentang Vaksin Berakhir di Bui

0
Kapolres Magetan Sebut Pentingnya Bansos Bagi Masyarakat di Tengah PPKM Darurat

Kapolres Magetan Sebut Pentingnya Bansos Bagi Masyarakat di Tengah PPKM Darurat

0
Pertamax Naik jadi Rp16.250

Pertamax Naik jadi Rp16.250

10/06/2026
Polisi Lacak Aset Hanania guna Pulihkan Kerugian Nasabah

Polisi Lacak Aset Hanania guna Pulihkan Kerugian Nasabah

09/06/2026
Timnas Indonesia Tekuk Mozambik 1-0

Timnas Indonesia Tekuk Mozambik 1-0

09/06/2026
Jaga Jakarta On The Spot, Dirbinmas dan Dir Siber Serap Aspirasi Warga Bekasi Selatan

Jaga Jakarta On The Spot, Dirbinmas dan Dir Siber Serap Aspirasi Warga Bekasi Selatan

09/06/2026

Recent News

Pertamax Naik jadi Rp16.250

Pertamax Naik jadi Rp16.250

10/06/2026
Polisi Lacak Aset Hanania guna Pulihkan Kerugian Nasabah

Polisi Lacak Aset Hanania guna Pulihkan Kerugian Nasabah

09/06/2026
Timnas Indonesia Tekuk Mozambik 1-0

Timnas Indonesia Tekuk Mozambik 1-0

09/06/2026
Jaga Jakarta On The Spot, Dirbinmas dan Dir Siber Serap Aspirasi Warga Bekasi Selatan

Jaga Jakarta On The Spot, Dirbinmas dan Dir Siber Serap Aspirasi Warga Bekasi Selatan

09/06/2026
Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

KANTOR PUSAT
Gedung Griya Upakara Lt. 3 Unit 3A, Jl. Cikini IV No.10, Jakarta Pusat.
Phone: 021.31904292 / 08155555946
Email: nawasenamediaperkasa@gmail.com

Follow Us

Category News

  • EKONOMI
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KESEHATAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK

Recent News

Pertamax Naik jadi Rp16.250

Pertamax Naik jadi Rp16.250

10/06/2026
Polisi Lacak Aset Hanania guna Pulihkan Kerugian Nasabah

Polisi Lacak Aset Hanania guna Pulihkan Kerugian Nasabah

09/06/2026
  • Tentang Kami
  • Diterbitkan Oleh :
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL

© 2024 Senanews.id | Terdepan dan Terhangat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist