SENANEWS.ID, MEDAN – Pria berbaju kutang ijo berlagak preman yang mengamuk dan menganiaya penjaga konter HP bernama Muhammad Khadafi Chaniago (20) di Medan Denai, Sumatera Utara (Sumut) telah ditangkap Polisi pada Selasa (15/4/2025) sore.
Kapolsek Medan Area, AKP Dwi Himawan Chandra mengatakan jika pelaku pemukulan berinisial AP telah ditangkap oleh tim unit Reskrim setelah menerima laporan dari korban, Senin (14/4/2025) pukul 23.00 WIB.
“Telah diamankan AP pelaku penganiayaan terhadap penjaga konter yang viral pada Minggu (12/4/2025) pulul 02.00 WIB,” kata Himawan dalam doorstopnya di Polsek Medan Area, Selasa (15/4/2025).
Ia mengungkapkan, AP ditangkap oleh anggota kurang dari 24 jam di bawah kolong tol Medan Denai dan tanpa perlawanan.
“Kurang dari 24 jam, pelaku (AP) ditangkap di bawah kolong tol,” tegasnya.
Himawan menuturkan, peristiwa penganiayaan terhadap tetangganya sendiri itu dipicu karena pelaku merasa top up DANA yang keempat tidak terisi dalam aplikasinya.
“Mereka sudah saling kenal karena tinggal satu lingkungan, lakukan transaksi sebanyak 4 kali. Namun di transaksi yang terakhir (keempat) tidak masuk di aplikasinya,” terangnya.
Akibat penganiayaan itu, korban (MKC) mengamali luka memar di tangan dan punggung sebelah kiri.
“Ada luka memar di tangan kiri dan punggungnya,” tukasnya.
Selain mengamankan pelaku (AP), polisi juga menyita barang bukti berupa balok dan kursi plastik berwarna hijau.
“Ini kayu dan kursi plastik yang dipakai oleh pelaku untuk melakukan peganiayaan,” terangnya.
Kini pelaku (AP) telah ditahan di Mapolsek Medan Area guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat dengan Pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan.
Sementara itu, korban (MKC) mengisahkan jika pada saat pemukulan atau penganiyaan tidak ada warga yang berani mendekat untuk membantu.
“Saat saya dipukul tidak ada warga yang melerai dan membantu saya. Setelah saya menangis maka pelaku langsung berhenti memukul dan meninggalkan saya,” bebernya.
Setelah itu ia pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Area pada hari Senin (14/4/2025) jelang tengah malam. Laporannya diterima penyidik dan berhasil menangkap pelaku.
“Usai laporan polisi bergerak cepat dan menangkap pelaku (AP), terimakasih atas kerja keras dari anggota Polsek Medan Area dengan ini tidak ada lagi korban-korban yang lainnya. Smeoga Polsek Medan Area semakin semakin semangat dan maju,” tutupnya.














