SENANEWS.ID, JAKARTA – Akibat tawuran perang petasan di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Ada sekitar empat orang dilaporkan terluka dan mendapat perawatan di rumah sakit.
“Ada 4 orang dirawat di RS Koja, luka-luka,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan saat dihubungi, Senin (26/8).
Ia mengatakan, empat korban tersebut terluka lantaran terkena lemparan batu saat mengamankan tawuran antar warga.
“Lukanya karena tawuran. Bukan luka bacok, ada yang kena batu,” tuturnya.
Gidion mengungkapkan, saat ini pihaknya masih memburu para pelaku tawuran hingga berujung pada insiden kebakaran. Pihaknya juga fokus untuk meredam konflik agar tidak meluas.
“Dalam penanganan konflik seperti ini, yang paling utama adalah meredam konflik agar tidak meluas. Setelah itu, penegakan hukum, berikutnya resolusi. Penegakan hukum ini harus berbasis penyidikan, jadi kita sedang melakukan olah TKP, kemudian mengidentifikasi pelaku berdasarkan keterangan para saksi,” jelasnya.
Diketahui, tawuran sebabkan Kebakaran
Kebakaran terjadi di Gang Pelita 4 RT 07 RW 15, Tanjung Priok, Jakarta Utara, terbakar. Kebakaran terjadi disebabkan oleh adanya tawuran dua kelompok yang saling melemparkan petasan.














